Karen Rose pernah menjadi guru fisika dan kimia. Sekarang ia hidup bersama dua anak perempuannya dan suaminya yang nelayan di Florida, Ameria Serikat.

Pengalaman masa kecilnya membaca kisah suspens dan horor “The Pit and the Pendulum” karya Edgar Allan Poe membuatnya takut tidur sendirian selama beberapa tahun. Sekarang ia menikmati masa-masa menulis sesuatu yang membuat orang lain takut tidur.

Karya-karya Karen Rose:

Seri Daniel Vartanian
1. Die for Me (2007)
2. Scream for Me (2008)
3. Kill for Me (Juli 2009)

Novel
Don’t Tell (2003)
Have You Seen Her? (2004)
I’m Watching You (2004)
Nothing to Fear (2005)
You Can’t Hide (2006; rilis ulang Oktober 2009)
Count to Ten (2007)
I Can See You (Agustus 2009)

http://www.karenrosebooks.com

Nothing to Fear
Kekuatan dendam seorang wanita bisa begitu besar, begitu menghancurkan, begitu mengalahkan cinta…

Wight’s Landing, Maryland. Pasangan suami-istri Vaughn pulang dari perayaan ulang tahun pernikahan dan menemukan rumah mereka berantakan. Paul McMillan, tunangan Cheryl Rickman, terapis anak mereka, ditemukan tewas mengenaskan. Kepalanya hancur tertembak, dan posisi tubuhnya diatur seolah bunuh diri. Alec, anak mereka yang menderita cacat, lenyap. Yang tertinggal hanyalah secarik kertas berisi ancaman dan tuntutan untuk menyerahkan tebusan. Suami-istri itu pun meminta bantuan Ethan Buchanan, eks marinir yang juga teman mereka, untuk menemukan Alec.

Hanover House, Chicago. Dana Dupinsky menerima seorang wanita misterius dan anaknya di rumah singgah yang didirikannya untuk membantu wanita korban kekerasan rumah tangga. Wajah wanita itu dipenuhi memar dan anaknya sama sekali tidak bicara karena trauma. Namun, lama kelamaan Dana curiga terhadap wanita yang tampaknya tidak peduli pada anaknya sendiri itu. Terlebih lagi, dokter yang diminta Dana untuk memeriksa anak itu tewas secara mengenaskan sebelum sempat melaporkan hasil pemeriksaannya.

Sementara itu, Dana bertemu dengan Ethan, lelaki asing yang anehnya memberikan Dana ketenangan yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Sejalan dengan berkembangnya hubungannya dengan Ethan, satu per satu rahasia kelam mulai terbongkar. Rahasia kelam Dana. Rahasia kelam Ethan. Dan rahasia kelam sang wanita misterius, yang ternyata dapat menyelamatkan Alec Vaughn dari kematian…

I’m Watching You
Peradilan Puitis Sang Pengagum Rahasia…

Kristen Mayhew, seorang jaksa penuntut yang cantik, dihadapkan pada sebuah dilema kematian. Para tersangka pelaku pelecehan seksual yang gagal dijebloskannya ke penjara menerima peradilan puitis dari pengagum rahasia Kristen yang menjuluki dirinya sendiri sebagai ‘Budak Hina’. Para korban dihabisi dengan cara puitis namun ironis, menggambarkan penyiksaan yang pernah mereka lakukan sebelumnya. Setelah si Budak Hina melakukan aksinya, dia akan mengirimkan suvenir untuk Kristen berupa potongan tubuh korban atau benda-benda yang menggambarkan peradilan puitis tersebut.

Aksi si Budak Hina justru menjadi teror dalam kehidupan Kristen, karena keluarga para korban kini justru berbalik mengincar nyawanya. Bahkan, Kristen terpaksa dinonaktifkan dari pekerjaan karena dianggap membahayakan jiwa para tersangka di pengadilan.

Detektif Abe Reagan ditugaskan untuk menuntaskan kasus ini. Pertemuan Abe dengan Kristen mengenalkan Abe kembali pada cinta dan masa depan yang telah lama dia kubur akibat tragedi kematian istrinya. Kristen membuat Abe kembali memiliki semangat untuk hidup. Kristen juga membuat Abe mampu berangan lagi tentang sebuah keluarga. Dan kali ini, Abe tidak akan membiarkan siapa pun membahayakan nyawa wanita yang dia yakini sebagai calon ibu dari anak-anaknya…

You Can’t Hide
Cinta telah begitu membuainya, menghantarkannya pada dendam abadi…

Kehidupan Tess Ciccotelli, seorang psikiater cantik dan kaya, dijungkirbalikkan hanya dalam waktu sehari. Pasien-pasiennya mengakhiri hidup mereka dengan “bunuh diri”. Kasus pertama, seorang pasien meloncat dari lantai 22 hingga tubuhnya terkoyak. Beberapa hari berselang, pasien-pasien Tess berikutnya secara beruntun melakukan bunuh diri dengan menembak kepala mereka.

Malangnya, justru Tess yang dijadikan tersangka utama. Polisi tidak percaya kasus itu murni bunuh diri. Tess harus rela kehilangan pekerjaannya, bahkan teror itu mulai membahayakan jiwa orang-orang yang berada di sekitarnya. Sejumlah orang yang ia kenal tewas, dengan sebuah pesan terselip di tubuh mereka: “Mati karena Teman yang Kau Miliki”.

Seorang detektif tampan, Aidan Reagan, yang awalnya begitu membenci Tess karena pamor Tess yang dikenal sombong, akhirnya malah bersimpati dan jatuh cinta pada Tess. Cinta Aidan pada Tess membuatnya rela mempertaruhkan nyawa untuk memecahkan teka-teki maut sang peneror, yang telah merenggut dan menghancurkan kehidupan kekasihnya…

Count to Ten
Sepuluh tahun penderitaan, sepuluh tahun penantian, dan pembalasan dendam…

Sebuah kebakaran besar di Chicago menghanguskan rumah keluarga Dougherty hingga rata dengan tanah. Kebakaran itu menewaskan Caitlin Burnette, putri seorang polisi. Hari berikutnya, kebakaran besar juga menewaskan Penny Hill, pensiunan pekerja layanan sosial. Kedua korban sama-sama diperkosa, disiksa, dan dipatahkan kakinya sebelum dibakar hidup-hidup!

Satu demi satu korban lain dengan penyiksaan yang lebih parah pun mulai berjatuhan. Letnan Reed Solliday, petugas Departemen Penyelidik Kebakaran, harus bekerja sama dengan Detektif Mia Mitchell dari Divisi Pembunuhan untuk mengungkap identitas si pembunuh dan misteri angka sepuluhnya. Penyelidikan mereka mengarah ke sebuah kasus lama penyiksaan dan pelecehan seksual. Di samping itu, kebersamaan Reed yang lembut dan Mia yang kasar selama penyelidikan juga memunculkan benih-benih cinta di antara keduanya. Namun, mereka harus berusaha keras untuk segera menangkap si pembunuh, karena ternyata Mia-lah yang menjadi sasaran si pembunuh selanjutnya…