Anda memiliki karya tulis yang tersimpan di laci saja? Atau Anda malu mengirim puisi Anda ke penerbit? Atau tak tahu harus dikirim ke mana?

Silakan coba cari penerbit yang memberikan layanan vanity publishing. Penerbit jenis ini biasa juga dikenal dengan istilah penerbitan subsidi, joint venture, co-operative, co-partnership atau penerbitan bareng. Ia adalah layanan untuk penulis yang ingin membayar agar bukunya dapat diterbitkan. Pembiayaan meliputi biaya cetak juga biaya ekstra untuk tenaga kreatif di balik itu (penyunting atau desainer sampul). Biasanya bentuk yang diminati penerbit yang mau mencetak seluruh buku dengan biaya tertentu adalah buku puisi atau cerpen.

‘Vanity publisher’ juga menggunakan istilah ‘self-publishing’ dan seharusnya tidak disalahgunakan dengan istilah tradisi percetakan independen yang merupakan tempat sang penulis mencetak sendiri semuanya. Tak seperti penerbit atau percetakan yang biasa yang hanya melihat nilai sebuah tulisan dari sisi komersial, vanity publisher mencetak tanpa melihat isinya. Memang ada upaya khusus untuk memasarkan buku, mulai dari mendaftarkan ISBN, menyunting isinya, hingga mengirim buku ke beberapa media massa untuk diresensi. Banyak toko buku tak mau menerima buku ini mengingat kemungkinan jebloknya penjualan buku jenis ini.

Bagi sebagian orang mencetak karya tulisnya saja sudah cukup, dan mereka bersedia mengeluarkan uang untuk itu. Ada kalanya memang buku itu memiliki nilai khusus bagi orang banyak sehingga bisa terjual cukup banyak. Info lebih lanjut, silakan klik http://www.vanitypublishing.info.

Tabik!
Redaksi http://www.inibuku.com